Senin, 03 Januari 2011

koperasi

Koperasi dalam segitiga strategis

Untuk menganalisis keunggulan dari suatu koperasi harus ada tiga pemain yang diperhitungkan. Ketiga pemain itu adalah koperasi itu sendiri (cooperative), para anggota atau anggota potensial (member atau potensial members) dan pesaing (competitor). Masing-masing dari komponen strategis tersebut sering disebut “The third’s C strategic”.

Cara berpikir koperasi tradisional hanya dibangun di sekitar hubungan antara perusahaan koperasi dengan anggotanya dan kurang memperhatikan peranan pesaing dalam sistem pasar. Padahal untuk memberikan keunggulan, tidak cukup hanya dengan keberhasilan hidup dari suatu koperasi yang dibangun atas hubungan koperasi dengan anggotanya. Tetapi koperasi itu harus mampu bersaing dengan organisasi lain.

Suatu strategis sukses adalah strategis yang menjamin suatu kecocokan yang lebih baik atau lebih kuat antara kekuatan koperasi dengan kebutuhan pelanggan, bila dibandingkan dengan yang dapat diberikan oleh pesaingnya.

Menurut Burhan Arif, masalah “membership commitment” selalu actual terutama ketika koperasi harus selalu bersaing dengan organisasi lain yang non koperasi.

Mengingat koperasi adalah suatu organisasi bisnis yang bertujuan meningkatkan taraf hidup anggotanya dan ini merupakan tanggung jawab dan tgs ekonomi, komite anggota dilihat hanya dari aspek-aspek ekonomi.

Yuyun wirasasmita mengatajn bahwa kebanyakan koperasi saat ini masih menunjukan hal-hal sebagai berikut :

· Fungsi dan tujuan koperasi tidak seperti yang diinginkan oleh anggota

· Struktur organisasi dan proses pengambilan keputusan sukar dimengerti dan dikonrol, struktur organisasi dan sudut pandang anggota dianggap terlalu rumit.

· Tujuan koperasi dari sudut pandang anggota sering dianggap terlalu luas atau sempit.

· Perusahaan koperasi dengan para manajernya sangat tanggap terhadap arahan pengurus.

Kemungkinan suatu koperasi memperoleh keunggulan komparatif dari perusahaan lain yang non koperasi adalah cukup besar mengingat dalam kondisi tertentu koperasi mempunyai potensi kelebihan, seperti economies of scale, competition interlinkkage market, partisicipation, transaction cost dan resiko terhadap resiko ketidakpastian.

Referensi :

- Hendar kusnai, “ekonomi koperasi”, edisi kedua

0 komentar:

Posting Komentar

 

it's my LIFE. Design By: SkinCorner