Selasa, 28 September 2010

Ekonomi koperasi

Koperasi adalah suatu kumpulan orang-orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama. Dalam UU no.12 tahun 1967, koperasi indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat berwatakan sosial dan beranggotakan orang-orang, badan-badan hukum koperasi yang merupakan susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas kekeluargaan. Sedangkan menurut UUD pasal 33 ayat 1 yang isinya “usaha kekeluargaan dengan tujuan mensejahterakan anggotanya”.

Anggota koperasi:

  • Perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi
  • Badan hukum koperasi, yaitu suatu koperasi yang menjadi anggota koperasi yang memiliki lingkup lebih luas

Fungsi Koperasi

1. Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia
2. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia
3. Untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara indonesia
4. Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi

Peran dan Tugas Koperasi

1. Meningkatkan tarah hidup sederhana masyarakat indonesia
2. Mengembangkan demokrasi ekonomi di indonesia
3. Mewujudkan pendapatan masyarakat yang adil dan merata dengan cara menyatukan, membina, dan mengembangkan setiap potensi yang ada.

Ilmu Ekonomi koperasi tidak terlepas dari konsep dan koperasi. ekonomi secara umum diartikan sebagai usaha manusia dalam memenuhi kehidupan hidup.

Adanya ilmu ekonomi koperasi bagi mahasiswa/i khususnya pada jurusan ekonomi adalah agar dapat mengisi pembangunan ekonomi Indonesia yang telah tercantum dalam undang-undang di Negara kita.

Ekonomi koperasi menyorot pola pengambilan keputusan anggota untuk tetap berada dalam koperasi atau ke luar koperasi atau angggota potensial untuk memasuki koperasi atau berada diluar koperasi.

Ekonomi koperasi memberikan gambaran pada pihak manajemen koperasi bagaimana cara yang terbaik dalam pengambilan keputusan penting tentang pelayanan kepada anggota sehingga koperasi dapat terus berkembang melalui peningkatan partisipasi anggota. Ekonomi koperasi juga memberikan petunjuk tentang variable-variabel kritis yang perlu diperhatikan dalam rangka memperoleh keunggulan dalam bersaing dengan para pesaingnya. Disamping itu, dalam ekonomi koperasi kita dapat mengetahui seberapa jauh konsep-konsep yang tersusun dalam teori ekonomi dapat digunakan untuk menganalisis keunggulan koperasi.

Referensi :

Ekonomi koperasi , Hendar kusnadi

Kamis, 10 Juni 2010

Elemen kekuatan negara

Elemen power yang nyata :

1. Populasi (penduduk)

2. Teritorial

3. Sumber alam dan kapasitas industri

Sumber-sumber alam sangat esensial bagi produk industri suatu Negara.

4. Kapasitas pertanian

Khususnya dalam suasana perang yang berturut-turut relative lebih kuat ketimbang Negara yang tidak swasembada.

5. Kekuatan militer dan mobilitas

Kekuatannya dapat diukur menurut anggaran yang dikeluarkan untuk tujuan-tujuan pertahanan dan keamanan

Elemen yang tidak nyata :

1. Kepemimpinan dan kepribadian

Tidak diragukan bahwa ketidakcakapan, kearifan, keefektivan dalam pemimpinan sangat berpengaruh terhadap power yang dimiliki oleh suatu Negara.

2. Efisiensi organisasi birokasi

Terbentuknya birokasi yang efisien bila digunakan untuk mengimplementasikan kebijakan-kebijakan.

3. Tipe pemerintah

4. Persatuan masyarakat

Merupakan elemen power yang beraneka ragam. Sebab persatuan da perpecahaan bisa dimulai dari diversitas, ras dan keagamaan dan lain-lain.

5. Reputasi

Elemen power yang susah diukur.

6. Dukungan luar negri dan ketrgantungan

Dukungan luar negri tidak selamanya menjadi elemen power yang positif. Kadang-kadang dukungan luar negri bisa sekaligus menjadi ketergantungan terhadap pihak luar negri. Akibatnya strategis akan sangat terbatas antara Negara yang tergantung via Negara pelindungnya.

7. Kecelakaan

Misalnya kematian pemimpin secara tiba-tiba, dapat mempengaruhi hubungan power suatu Negara. Karena suatu kecelakaan tidak bisa diprediksi.

pelapisan-pelapisan sosial

Selama dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargainya, maka hal itu akan menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya system berlapis-lapis dalam masyarakat itu. Barang sesuatu yang dihargai dalam masyarakat itu bisa berupa : uang, benda yang bernilai ekonomi, tanah, kekuasaan, ilmu pengetahuan, dan lain-lain.

Adanya system berlapis-lapis dalam masyarakat dapat terjadi dengan sendirinya dalam proses pertumbuhan masyarakat itu sendiri, tapi ada juga dengan sengaja.

Yang biasa menjadi alas an terjadinya lapisan-lapisan dalam masyarakat yang terjadi dengan sendirinya adalah kepandaian, tingkat umur, sifat keaslian keanggotaan kerabat seorang kepala masyarakat.

Alasan-alasan yang dipakai adalah berlainan bagi tiap-tiap masyarakat :

· Pada masyarakat yang hidupnya dari berburu hewan yang dijadikan alasan utama adalah kepandaian berburu hewan.

· Pada masyarakat yang menetap dan bercocok tanam maka kerabat pembuka tanah dianggap sebagai orang yang menduduki lapisan tinggi.

Ada pila system stratifikasi social yang dengan sengaja disusun untuk mengejar suatu tujuan bersama. Hal itu dapat berkaitan dengan pembagian kekuasaan dan wewenang yang resmi dalam organisasi formal.

Sifat system berlapis-lapis :

  1. tertutup, bersifat tertutup membatasi kemungkinan pindahnya seseorang dari satu lapisan yang lain baik yang merupakan gerak keatas atau kebawah.
  2. terbuka, tiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapan sendiri untuk naik lapisan.

menganalisa suatu masalah

PERMASALAHAN

Anda adalah seorang Mananajer pabrik pada sebuah perusahaan elektronik besar. Dengan mengeluarkan biaya besar, baru-baru ini manajemen perusahaan memasang mesin-mesin baru yang dilayani tenaga robot dan menerapkan sistem kerja baru yang di sederhanakan. Akan tetapi, sangat mengherankan semua orang termasuk anda sendiri. Peningkatkan produksi yang diharapkan tidak menjadi kenyataan. Bahkan produksi mulai menurun, mutu merosot dan makin banyak karyawan yang dikeluarkan.

Anda tidak yakni telah terjadi yang tidak beres dengan robot-robot itu. Laporan dari perusahaan lain yang menggunakan peralatan serupa memperkuat pendapat anda. Perwakilan perusahaan yang membuatnya telah memeriksa peralatan tersebut dan melaporkan semuanya berjalan dengan efisien yang tinggi.

Anda memperkirakan bahwa sistem kerja baru itulah yang menyebabkan perubahan tersebut. Tetapi pembicaraan ini tidak dibicarakan secara luas dengan bawahan langsung anda. Yaitu empat supervisor lini pertama yang masing-masing bertanggung jawab atas satu seksi, dan manajer perbekalan.

Secara berbeda-beda mereka mengaitangkan penurunan produksi itu dengan pelatihan kembali para operator yang tidak memedai. Kurangnya insentif keuangan atau semangat yang buruk, jelas hal ini yang menjadi isu yang ditanggapi dengan perasaan yang sangat mendalam oleh setiap orang dan ketidak pastian dikalangan bawahan anda.

Pagi ini, anda menerima telepon dari manajer devisi anda. Ia baru saja menerima angka produksi anda untuk enam bulan terakhir dan menelpon untuk keprihatinannya. Ia menyatakan bahwa masalah tersebut adalah tanggung jawab anda, untuk memecahkannya dengan cara apa saya menurut anda paling baik. Namun, ia ingin mengetahui dalam jangka waktu satu minggu. Langkah apa yang anda harus ambil.

Anda merasa keprihatinan manajer devisi anda, atas penurunan produksi dan mengetahui bahwa bawahan anda pun ikut prihatin. Masalahnya ia memutuskan langkah apa yang harus diambil untuk memperbaiki situasi.

analisis

Lebih penting : situasi keputusn, kualitas keputusn atau penerimaan keputusan !

Yang lebih penting, adalah kualitas keputusan. Karena kualitas keputusan sudah mencangkup dari situasi keputusan dan penerimaan keputusan. Kualitas keputusanlah yang menentukan keberhasilan dari pemecahan masalah. Jika kualitas keputusan jelek, maka masalah tidak terselesaikan, dan sebaliknya.

Peranan waktu dalam pengambilan suatu keputusan ! Peranan waktu tidak begitu penting. Karena, bila pengambilan keputusan begitu cepat. Berkesan terlalu terburu-buru, sama halnya dengan hasilnya. Tidak tercapai keputusan yang efektif. Karena waktu menyangkut jangka pendek, menengah dan panjang. Tetapi, memutuskan suatu permasalahan terlalu lama, juga tidak baik. Karena membuat permasalahan menjadi terlalu berlarut-larut. Lebih baik putuskan masalah mana yang sangat terlebih dahulu harus diperbaiki. Dan yang sangat mempengaruhi dalam kegiatan perusahan. Misalnya, terlebih dahulu meningkatkan mutu kualitas produk, jika mutu produk telah membaik bisa meningkatkan nilai produksi. Setelah itu memperbaiki bagian sumber daya manusianya, dengan memberikan pelatihan bagi para operator robot. Bila satu persatu diperbaiki, keadaan akan membaik. Karena waktu menyangkut jangka pendek, menengah dan panjang.

Manajer memperoleh informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan !

Tidak. Karena manajer disini belum dapat memberikan atau membuat suatu keputusan dari masalah tersebut. Seperti, manajer belum mengetahui bagaimana cara penyelesaian tentang merosotnya mutu, menurunnya produksi, dan banyaknya karyawan yang dikeluarkan. Jika seorang manajer mempunyai informasi, dia dapat membuat laporan atau keputusan secara cepat.

Situasi pengambilan keputusan itu sangat berstruktur. Iya. Saat pengambilan keputusan semua jabatan berperan. Misalnya, seorang mandor memberikan laporan kepada manajer tertentu. Dan manajer memberi laporan kepada manajer atas, dan manajer atas memberi laporan pada direktur, dan seterusnya sampai kepemegang saham.

Masalah Pokok Perekonomian Indonesia

Pemerintah adalah ibarat seorang nahkoda yang sedang menjalankan sebuah kapal.

Dalam jangka pendek, harus dapat menjaga kondisi kapalnya agar terhindar dari berbagai ancaman selama perjalanan.

Dalam jangka panjang, agar kapalnya dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Dan sesungguhnya keberhasilan pemerintah dalam jangka panjang tidak terlepas dari kemampuannya menangani masalah-masalah ekonomi jangka pendek ini.

Masalah Pokok, yaitu :

1. Pengangguran

2. Inflasi

Pengangguran

Penduduk berfungsi ganda dalam perekonomian. Dalam konteks pasar ia berada baik disisi permintaan maupun sisi penawaraan. Disisi permintaan, penduduk adalah konsumen, sumber permintaan akan barang dan jasa. Disisi penawaraan, adalah sebagai produsen, jika ia pengusaha /pedagang?tenaga kerja.

Jumlah penduduk yang besar memperkecil pendapatan perkapita dan menimbulkan masalh ketenagakerjaan.

Angkatan kerja dibedakan menjadi 2 sub-kelompok :

1. Pekerja adalah orang-orang yang mempunyai pekerjaan, mencakup orang yang

Mempunyai pekerjaan namun untuk sementara waktu sedang tidak bekerja.

2. Pengangguran adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan dan berusaha mencari

Pekerjaan.

Macam-macam Pengangguran

o Pengangguran Triksional

Adalah pengangguran yang terjadi karena memilih menganggur sambil menunggu pekerjaan yang lebih baik, yang memberikan fasilitas/gaji yang lebih baik.

o Pengangguran Struktural

Adalah pengangguran karena di berhentikan oleh perusahaan. Karena kondisi perusahaan mengalami kemunduran sehingga terpaksa mengurangi tenaga kerja.

o Pengangguran Teknologi

Karena di gunakannya teknologi yang menggantikan tenaga manusia. Atau kemampuaan/keahlian pekerja yang tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

o Pengangguran Siklikal

Terjadi karena pengurangan tenaga kerja secara menyeluruh, dikarenakan kemunduran.

Sama dengan pengangguran structural namun pengangguran siklikal kejadiannya lebih meluas dan menyeluruh.

Contoh : PHK, bank-bank di merger.

o Pengangguran Musiman

Terjadinya di pengaruhi oleh musim. Sering terjadi pada sector pertanian.

o Pengangguran Sukarela

Adalah sukarela menganggurkan diri, karena uang banyak dan deposito.

o Pengangguran Terselubung

Langkah-langkah kebijakn untuk mengatasinya :

a. Mengendalikan pertumbuhan penduduk.

Karena pertumbuhan penduduk yang cepat jika tidak diimbangi dengan peningkatan kegiatan produksi akan muncul pengangguran.

b. Terciptanya kegiatan ekonomi yang meningkat.

Karena akan membuka kesempatan kerja.

c. Memberikan dan mengarahkan pendidikan sumberdaya.

Karena dengan memperbanyak pusat-pusat pelatihan kerja, kemudahan bagi pengolah sekolah-sekolah kejuruan.

d. Memberikan kesempatan kerja di daerah-daerah

e. Digalangkannya eksport jasa, berupa pengiriman tenaga kerja.ke luar negri.


INFLASI

Pengertian

Inflasi adalah suatu keadaan dimana terdapat kenaikan harga umum secara terus-menerus. Jadi bukan kenaikan harga satu atau dua macam barang saja, melaikan kenaikan harga dari sebagian besar barang dan jasa, dan pula bukan hanya satu atau dua kali kenaikan harga, melainkan kenaikan harga secara terus menerus.

Macam-macam Inflasi

Dalam melihat macam inflasi, kita dapat membedakannya berdasarkan atas laju pertumbuhan inflasi tersebut atau menurut boediono, berdasarkan atas parah atau tidaknya inflasi tersebut antara lain :

- Inflasi yang ringan (kurang dari 10% per tahun)

- Inflasi sedang (antara 10-30% per tahun)

- Inflasi berat (antara 30-100% per tahun)

- Hioerinflasi (diatas 100% per tahun)

Dampak Inflasi

Pembedaan macam inflasi atas parah atau tidaknya ini berguna untuk melihat dampak dari inflasi yang bersangkutan. Apabila inflasi itu ringan, biasanya justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian untuk berkembang lebih baik yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang menjadi begairah bekerja atau ada insentif untuk bekerja, menabung, maupun mengadakan investasi.

Sebaliknya dalam masa inflasi yang parah yaitu pada saat terjadi hiperinflasi, keadaan perekonomian menjadi kacau balau, dan perekonomian menjadi lesu, orang menjadi tidak bersemangat bekerja, menabung, maupun mengadakan investasi dan produksi. Karena harga meningkat sangat cepat, para penerima pendapatan tetap akan menjadi kewalahan dalam mengimbangi kenaikan harga barang dan jasa, sehingga taraf hidup mereka menjadi semakin merosot dari waktu ke waktu.

Demikian pula bagi para pengusaha yang bergerak dalam menghasilkan barang. Karena kenaikan harga yang begitu cepat. Ini menyebabkan terjadinya spekulasi.

Tabungan pun akan menjadi semakin lenyap dan digantikan dengan hoarding yaitu menyimpan dalam bentuk barang dan bukan uang. Karena ini lebih menguntungkan ketika harga-harga pada naik.

Sebagai akibat keseluruhan, jumlah barang dan jasa menjadi semakin langka dalam perekonomian, sehingga harga tidak menjadi semakin reda kenaikannya, tetapi justru akan menjadi semakin cepat dan perekonomian menjadi semakin parah keadaanya. Nilai uang merosot terus dan karena itu uang semakin tidak berharga sehingga begitu diterima dibelanjakan lagi. Keadaan ini akan semakin memperparah perekonomian.

Sisi Negatif :

· Inflasi akan menjadikan turunnya pendapatan rill masyarakat yang memilih penghasilan tetap.

· Inflasi menyebabkan turunnya nilai rill kekayaan masyarakat yang berbentuk kas (uang).

· Inflasi akan menyebabkan nilai tabungan masyarakat menjadi turun.

· Inflasi akan menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi terlambat.

Sisi Positif

· Inflasi tang terkendali menggambarkan adanya aktifitas ekonomi dalam suatu Negara.

· Inflasi terkendali merangsang masyarakat untuk berusaha bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Sebab-sebab Inflasi

Macam inflasi dapat dilihat dari penyebabnya, yaitu :

· Inflasi permintaan (demand full inflation)

adalah inflasi yang disebabkan oleh adanya tarikan permintaan terhadap barang dan jasa, sehingga mendorong harga untuk meningkat.

Sehingga sesuai dengan hokum permintaan. Sisi baik dari inflasi yang disebabkan naiknya permintaan :

Bahwa kenaikan dalam harga, jika diimbangi dengan naiknya komoditi yang diproduksi. Sehinggameskipun harga naik, namun cukup tersedia komoditi dipasar.

· Inflasi penawaraan (cost push inflation)

adalah inflasi yang di timbulkan karena desakan kenaikan biaya produksi, terutama kenaikan biaya tenaga kerja.

· Inflasi spiral (spiral inflation)

adalah sifat kenaikan harga yang didorong oleh kenaikan upah, dan diikuti oleh kenaikan upah lagi.

Asalnya Inflasi

· Inflasi yang berasal dari dalam negri

Adalah inflasi yang terjadi di karenakan peristiwa-peristiwa yang terjadi didalam negri.

Contoh : peredaraan uang di dalam negri yang terlalu banyak.

· Inflasi yang berasal dari luar negri

Adalah inflasi yang terjadi dinegara lain, seringkali merembet ke Negara Indonesia.

Menurut Keynes :

“ lebih melihat pada keserakahan manusia sebagai sebab utama munculnya inflasi ”.


KESIMPULAN

Inflasi pada tingkat yang rendah akan berfungsi mendorong perkembangan perekonomian. Sedangkan inflasi pada laju yang tinggi justru akan menghambat perkembangan perekonomian.

Terdapat suatu trade-off antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran, yaitu bila tingkat inflasi ditekan, tingkat pengangguran meningkat. Sebaliknya bila tingkat pengangguran ditekan tingkat inflasi akan menjadi lebih cepat.

Inflasi yang sudah berkembang cepat perlu ditanggulangi karena akan merusak struktur perekonomian, dan inflasi dapat di tanggulangi secara cepat, namun dibarengi dengan timbulnya angka pengangguran yang tinggi, dan alternative lain inflasi dapat ditanggulangi secara perlahan-lahan, tetapi penyembuhan inflasi menjadi tidak jelas walaupu di barengi dengan tingkat pengangguran yang rendah.

Tindakan yang di ambil dapat dengan mengurangi jumlah uang yang beredar, dengan pembatasan kenaikan tingkat upah lewat perundangan ataupun dengan himbauan, dan dapat pula dengan insentif perpajakan dan kebijakan penghematan, atau dengan campur dari semua kebijakan.

teori perubahan sosial..

Perubahan social yang terjadi akan mengarah pada tujuan yang seragam dan menempuh jalan yang seragam piula.

Mitos satu arah ini yaitu ide-ide yang menyatakan bahwa semua masyarakat paa hakikatnya menuju satu tujuan yang khusus. Tujuan teori evolusi social adalah terciptanya masyarakat industri modern yang menyerupai masyarakat barat.

Menurut “soerjono soekanto” , teori evolusi digolongkan menjadi 3:

a. Unilinear theories of evolution, maksudnya masyarakat berkembang sesuai tahap –tahap tertentu.

b. Universal theories of evolution, maksudnya masyarakat berkembang mengikuti garis evolusi tertentu.

c. Multilined theories of evolution, teori yang menekan pada penelitian terhadap perkembangan.

Faktor yang menyebabkan perubahaan social disebabkan dari masyarakat itu sendiri. Misalnya, pertambahan penduduk. Faktor yang mempengaruhi jalannya proses perubahaan adalah factor pendorong meliputi kontak dengan kebudayaan lain, system pendidikan yang maju, sikap menghargai hasil karya orang lain, toleransi, dan lain-lain. Sedangkan, factor penghambat seperti kurangnya hubungan, perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat, sikap tradisionil, dan lain-lain.

Dikemukakan oleh soerjono soekanto tersebut, didalam buku “pengantar sosiologi”, kamanto soenarto menjelaskan tiga pola yaitu

a. pola linear dari Auguste comre dan spencer, (kemajuan progresif peradaban manusia mengikuti suatu jalan yang alami)

b. pola siklus dari Oswald spengler dan vilfredo pareto, (masyarakat berkembang laksana roda, kadang kala naik ke atas, kadang kala turun ke bawah)

c. pola konflik dari karl marx, (sejarah manusia merupakan sejarah perjuangan terus menerus antara kelas-kelas didalam masyarakat).

misi kemanusiaan gaza

Saat “ISRAEL” merubah kedamaian menjadi kerusuhan. Banyak relawan dari beberapa negara-negara yang datang membela palestina. Termasuk negri kita tercinta. Saat terdengar kabar bahwa para relawan, ditembaki oleh orang-orang Israel. Di media elektronik terasa tegang, Indonesia juga menjadi tegang. Saat dikabarkan salah satu wartawan dari salah satu stasiun televisi dikabarkan tertembak.

Kepulangan relawan ke negri tercinta. Menerut kabar yang saya baca di “kompas.com”. keempat relawan Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (Kispa), yaitu H Ferry Nur, Muhendri Muchtar, Hardjito Warno, dan Okvianto Baharudin, serta satu orang jurnalis TV One, Muhammad Yasin, akan tiba di Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta hari ini senin (7/6/2010). Kepastian kepulangan mereka disampaikan Duta Besar Indonesia di Amman, Jordania, Zainurbahar Noor melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin.
Begitu mulianya para relawan ini, membela saudara muslimin yang jauh disana.

 

it's my LIFE. Design By: SkinCorner